Senin, 02 Agustus 2010

my family

Nama saya berry meranda, umur saya saat ini telah mencapai 17 tahun, saya dilahirkan pada tanggal 26 mei 1993 pada hari rabu dan tepat pukul 07.10 WIB.

saya terlahir di sebuah rumah yang telah tua dari pasangan bahagia walaupun kami hidup sederhana.
ayah dan ibu ku adalah abdi negara.
sejak aku kecil mereka telah menjadi pendidik banyak anak di sebuah desa terpencil yang berada di pulau nan jauh dari keramaian kota.
walau begitu ayah dan ibu ku tak pernah mengeluh. dengan gaji seadanya dan harga pangan yang tinggi saat itu, mereka tetap setia pada profesi mereka.
bahkan, demi sebotol susu ku pun mereka rela bekerja lebih keras.

hari berganti hari. 4 tahun kemudian aku di karuniai seorang sahabat yang akan mengisi hari hari ku.
seorang adek perempuan dengan rambut pirang, mata sipit dan kulit merah terlahir sebagai anugrah tersendiri bagi kami semua.

tapi sayang, kelahiran nya tidak tepat waktu.
saat itu indonesia sedang dilanda krisis yang amat parah. masa kecilnya jauh lebih sulit dari masa kecil ku.
walau pada saat dia dilahirkan ayah telah menjadi PNS, tetapi kerasnya kehidupan saat itu membuat orang tua ku tak mampu berbuat banyak.

tapi itu dulu.
dengan kerja keras dan kesejahteraan guru mulai di tingkatkan, kami pun dapat bangkit dari keadaan itu.

13 tahun berlalu, saat itu keluarga ku sedang berada pada puncak nya.
tak ada lagi istilah makan beras subsidi,.
saat di puncak itu kami di karuniai lagi seorang anak ke 3.

sungguh beruntung nasip nya. sejak di kandungan dia telah mendapat perhatian extra dari ke 2 ortu ku.
kini dirinya telah mulai tumbuh, walau umurnya baru 4 tahun tetapi barat badan nya melebihi batas nornal.
itu sangat lah wajar melihat keadaan kehidupan yang sangat baik.

tapi kini keadaan mulai berputar.
kami mesti melangkah dari angka yang kecil lagi.

dari sinilah dikit demi sedikit aku mengerti arti kehidupan.
kahidupan itu terus berputar, ada kalanya kita berada di bawah, tapi ada kalanya kita di atas..
lama kelamaan roda itu akan kembali pada posisi awalnya.


satu catatan, hingga saat ini ke dua orang tua ku tetap menjadi abdi negara di desa dimana aku dibeserkan bunda.
aku rasa mereka akan selalu setia barada di sana untuk terus memajukan anak anak bangsa.
kami bangga pada mereka..

this is a best friend in my home.

0 komentar:

 
;